0 komentar

Pekan Olahraga seni (Porseni) tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se kabupaten Purwakarta yang di adakan setiap dua tahun sekali di tahun 2010 ini yang di pusatkan di MTs. Negeri jalan Taman Makam pahlawan, Purwakarta di ikuti sebanyak 43 sekolah Madrasah Tsnawiyah yang ada di kabupaten Purwakarta.

"Selain mencari bibit atlet di kalangan pelajar tujuan lain dari porseni ini yakni Untuk menjalin silaturahmi antar sekolah di lingkungan Madrasah Tsanawaiyah di kabupaten Purwakarta."tegas Drs.Jarirudin Kepsek MTs.N Purwakarta yang juga selaku panitia, Pada hari Rabu (10/11)
Dituturkan menurut panitia porseni yang di adakan ini dalam rangka mempersiapkan tingkat wilayah dan berlanjut ke porseni tingkat provinsi yang di rencanakan tanggal 28-30 desember mendatang di Kabupaten Indramayu.

Masih menurut Kepsek Porseni yang di adakan di MTs Negeri Purwakarta ini di perlombakan sebanyak 10 cabang perlombaan diantaranya Bola Voli, Bulu tangkis, Putsal,lari, MTQ, Busana Muslimah, ,Cerdas cermat, pidato, Bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa arab, kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sedangkan acara poseni ini di buka secara simbolis oleh Kepala Kementrian Agama Purwakarta Drs.H.Ahmad Sanukri.

"Dalam penilaiannya para juri diambil dari luar madrasah supaya dalam seleksi ini bisa maksimal dan propesional dan hasilnya di terima semua pihak
Kepsek Mengharapkan dalam porseni ini dapat mencari bibit atlet di kalangan pelajar Madrasah Tsanawaiyah di purwakarta yang berprestasi untuk siap bertarung di tingkat propinsi maupun nasional sehingga bias mengharumkan nama sekolah."Ajang ini bisa meningkatkan motivasi baik bidang olahraga dan seni serta meningkatkan belajar."
0 komentar
Koordinator SBL dalam bidang TOGA ( Tanaman Obat Keluarga )
menjelaskan tentang Khasiat Tanaman Jahe

Jahe, lebih dari sekedar bumbu dapur, karena terbukti manjur mengusir berbagai penyakit. Bahkan NASA, pernah tertarik meneliti khasiat jahe untuk mengatasi mabuk para awaknya.

Tidak ada yang tahu persis asal mulanya tanaman jahe alias zingiber officinale telah dikenal sebagai bumbu dapur yang berkhasiat obat sejak ratusan tahun yang lalu.

Di cina, jahe kering telah dipakai sebagai bahan baku obat oleh seorang tabib yang hidup pada zaman kaisar Shen Nong, yang hidup 2000 tahun sebelum masehi. Di cina juga di temukan dua buku kedokteran yang pertama kali membahas khasiat jahe segar pada tahun 500 masehi. Selain di negeri tirai bamboo, yang dikabarkan telah mengenal jahe 2000 tahun sebelum masehi adalah india.

Negara-negara barat juga banyak yang memanfaatkan jahe sebagai obat traditional. Setidaknya itu dibuktikan dengan bahasan khasiat tanaman jahe yang tertulis pada buku kedokteran anglo saxon yang terbit pada abad ke 11. Dua abad kemudian, jahe merupakan bumbu dapur yang sangat popular di inggris, setelah lada hitam. Harga bumbu dapur ini juga ketika itu selangit, untuk memperoleh 1 pon ( setengah kilogram) jahe, harus mengeluarkan uang yang nilainya setara sengan seharga seekoor domba.

SEJARAH PENGOBATAN
Di cina, jahe segar di anggap berbeda dengan jahe kering. Bahkan ada seorang ahli tumbuhan kuno yang mengira jahe berasal dari dua tanaman yang berbeda. Ahli pengobatan sering memakai jahe segar untuk mengusir ‘hawa dingin’ atau ‘ racun’ dan mengurangi rasa mual. Sementara jahe kering di pakai untuk menyembuhkan kekurangan ‘hawa dingin’ pada nyeri lambung , nyeri perut, diare, batuk dan rematik.

Di india jahe segar juga dimanfaatkan untuk mengobati mual, asma, batuk dan rasa nyeri yang hebat dan mendadak, juga dipakai untuk mengatasi jantung berdebar-debar, gangguan pencernaan, nafsu makan menurun dan rematik bahkan , pada abad ke 19, sari jahe menjadi obat asma dan batuk yang popular di india. Untuk obat batuk, sari jahe di campur jus bawang putih segar dan madu, sedangkan untuk meredakan mual, jahe segar ditambah sedikit madu dan sejumput bulu burung merak bakar. Bubuk jahe segar juga bisa di campur air, kemudian di aduk hingga berbentuk pasta dan dioleskan di pelipis untuk meredakan sakit kepala.

Kebanyakan orang eropa minum teh jahe untuk mengatasi gangguan pencernaan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa minum dua atau tiga cangkir penuh the jahe dapat mengurangi gejala gout (penyakit radang sendi akibat kelebihan asam urat), perut kembung atau gangguan pencernaan (akibat terlalu banyak minum minuman keras ). Selain itu jahe juga memiliki khasiat memperlancar peredaran darah.
Peneliti-penelit modern ternyata member dukungan terhadap penggunaan ‘ramuan tradisional’ jahe ini. Dari hasil penelitian, ekstrak jahe, baik dari jahe segar maupun jahe kering, berkhasiat dalam mengatasi infeksi bakteri, infeksi jamur, kejang, nyeri, luka serta gangguan lambung, tumor, kram dan reaksi alergi. Ekstrak jahe yang di teliti adalah sesuai standard gingerol, yaitu ekstrak yang tidak kehilangan rasa dan aroma jahe yang tajam.

Penelitian terhadap binatang percobaan tikus yang di lakukan di cina dan Negara – Negara barat, menunjukan bahwa jahe segar ampuh untuk meredakan nyeri dan infeksi. Percobaan in vitro (laboratorium) memperlihatkan bahwa jahe menghambat oksidasi (= bersifat antioksidan) sehingga dapat mengurangi resiko penyakit kanker, dan juga menghambat pertumbuhan dari kuman.

Jahe juga bermanfaat untuk sirkulasi darah. Tumbuhan rimpang ini memiliki khasiat antikoagulan (anti pembekuan darah) yang lebih hebat dari pada bawang putih atau bawang merah. Jahe juga mampu menurunkan kadar kolesterol karena bisa mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah dan hati. Penelitian yang dilakukan oleh ahli-ahli di jepang memperlihatkan bahwa jahe dapat menurunkan tekanan darah dengan jalan mengurangi laju aliran darah perifer (aliran drah tepi).

Para ahli juga ada yang mencoba jahe untuk mengobati migren. Pengujian ini di dorong terapi ayurveda untuk mengobati gangguan pada sistem saraf. Khasiat jahe sebagai obat migren ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Pada umumnya penelitian jahe diutamakan untuk mengetahui efeknya terhadap pencernaan. Di negeri cina, hasil penelitian yang dilakukan terhdap manusia menunjukan bahwa minuman yang terbuat dari jahe segar dapat menurunkan sekresi asam lambung selama beberapa jam. Kemudian meningkat kembali setelah beberapa lama. Penelitian lainnya menyatakan bahwa akar jahe kering aakan memperkuat lambung, usus halus dan mencegah muntah.

Penelitian terbaru menunjukan ekstrak aseton dan methanol yang berasal dari jahe memiliki efek yang kuat untuk menghambat terjadinya tukakl ( luka) pada lambung. Penelitian lainnya menunjukan bahwa gingerol mampu mengatasi afek toksisitas (keracunan) pada hati dengan jalan meningkatkan asam empedu
0 komentar

Proses pembuatan Jahe Istan Oleh TIM aksi SBL
0 komentar

Dalam kehadiran sehari - hari dari Kepala Sekolah sampai Dewan Guru beserta Staf Tata Usaha Mengunakan Sistem sidik Jari ( Fingerprint ), Fingerprint aktif dari mulai bulan September 2010 kami sebagai siswa - siswi MTs Negeri Purwakarta sangat Bangga dengan kemajuan sekolah kami yang begitu pesat, POKOK NYA MTs NEGERI PURWAKARTA IS THE BAST......




0 komentar
Pengurus OSIS inti tahun 2009 / 2010 MTs Negeri Purwakarta terus kanperjuang kalian karena masih panjang perjalanan kalian, Mudah - mudahan pelajaran yang kalian dapat bermanfaat bagi diri kalian .....Amiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnn
L A N J U T K A N
0 komentar

Bapak Kepala Sekolah Sedang menyematkan tanda peserta kepada calon - calon pengurus osis tahun ajaran 2010 / 2011
pada hari jumat tanggal 29 oktober 2010

Kujungan MTs asahan Sumatra

0 komentar

Bapak Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Purwakarta Drs. Jarirudin Menyambut kedatangan tamu kunjungan dari MTs Asahan Sumatra Pada Tanggal 20 juli 2010





Pemberian Cendra Mata Dari MTs Negeri Purwakarta kepada MTs N As-Sahan Sumatra Oleh Kepala sekolah MTsN Purwakarta
0 komentar


Terima kasih kepada kakak - kakak mahasiswa Universitas Jenderal Ahmad Yani ( UNJANI ) yang telah memberikan ilmu pengetahuan tentang kesehatan Hepatitis,

Penyakit Hepatitis

Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepetitis A,B,C,D,E,F dan G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada fokus artikel penyakit Hepatitis A,B dan C.

  • Penyakit Hepatitis A

  • Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian, Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkomtaminasi, bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Sebagai contoh, ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita.

    Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 minggu sejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda dan gejala terserang penyakit Hepatitis A.

    1. Gejala Hepatitis A
    Pada minggu pertama, individu yang dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing dan kencing yang berwarna hitam pekat. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.

    2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis A
    Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis A seperti minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih dan sebagainya diatas, diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas serta segera mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul seperti paracetamol sebagai penurun demam dan pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah.

    Sedangkah langkah-langkah yang dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, dan suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang yang berada disekitar penderita.

  • Penyakit Hepatitis B

  • Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia, Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B.

    Adapun beberapa hal yang menjadi pola penularan antara lain penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka yang berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini.

    1. Gejala Hepatitis B
    Secara khusus tanda dan gejala terserangnya hepatitis B yang akut adalah demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera). Namun bagi penderita hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko.

    2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis B
    Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa yang ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Setelah diagnosa ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis B, yaitu pengobatan telan (oral) dan secara injeksi.
    a. Pengobatan oral yang terkenal adalah ;
    - Pemberian obat Lamivudine dari kelompok nukleosida analog, yang dikenal dengan nama 3TC. Obat ini digunakan bagi dewasa maupun anak-anak, Pemakaian obat ini cenderung meningkatkan enzyme hati (ALT) untuk itu penderita akan mendapat monitor bersinambungan dari dokter.
    - Pemberian obat Adefovir dipivoxil (Hepsera). Pemberian secara oral akan lebih efektif, tetapi pemberian dengan dosis yang tinggi akan berpengaruh buruk terhadap fungsi ginjal.
    - Pemberian obat Baraclude (Entecavir). Obat ini diberikan pada penderita Hepatitis B kronik, efek samping dari pemakaian obat ini adalah sakit kepala, pusing, letih, mual dan terjadi peningkatan enzyme hati. Tingkat keoptimalan dan kestabilan pemberian obat ini belum dikatakan stabil.

    b. Pengobatan dengan injeksi/suntikan adalah ;
    Pemberian suntikan Microsphere yang mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß yang akan menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Injeksi Alfa Interferon (dengan nama cabang INTRON A, INFERGEN, ROFERON) diberikan secara subcutan dengan skala pemberian 3 kali dalam seminggu selama 12-16 minggu atau lebih. Efek samping pemberian obat ini adalah depresi, terutama pada penderita yang memilki riwayat depresi sebelumnya. Efek lainnya adalah terasa sakit pada otot-otot, cepat letih dan sedikit menimbulkan demam yang hal ini dapat dihilangkan dengan pemberian paracetamol.

    Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka yang berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti pasangan/homosexual), pekerja kesehatan (perawat dan dokter) dan mereka yang berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.

  • Penyakit Hepatitis C

  • Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga yang menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Penderita Hepatitis C kadang tidak menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.

    1. Gejala Hepatitis C
    Penderita Hepatitis C sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa gejala yang samar diantaranya adalah ; Lelah, Hilang selera makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap dan Kulit atau mata menjadi kuning yang disebut "jaundice" (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkadang enzyme hati fluktuasi bahkan normal.

    2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis C
    Saat ini pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan pemberian obat seperti Interferon alfa, Pegylated interferon alfa dan Ribavirin. Adapun tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir penyakit hati. Pengobatan pada penderita Hepatitis C memerlukan waktu yang cukup lama bahkan pada penderita tertentu hal ini tidak dapat menolong, untuk itu perlu penanganan pada stadium awalnya.

    0 komentar

    alhamdulillah........ternyata di MTsN purwakarta bayak calon haji, amiiiiiiiiinnnnnnnn, mudah - mudahan kami semua bisa jadi haji sungguhan kelak nanti
    0 komentar



    Penyuluhan tentang narkoba dari Polres Purwakarta Pada tanggal 1 Januari 20010


    Kami sehat karna kami jauh dari narkoba





















    Remaja dan Narkoba

    Ada tiga hal yang harus diperhatikan ketika melakukan program anti narkoba di sekolah. Yang pertama adalah dengan mengikutsertakan keluarga. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa sikap orangtua memegang peranan penting dalam membentuk keyakinan akan penggunaan narkoba pada anak-anak. Strategi untuk mengubah sikap keluarga terhadap penggunaan narkoba termasuk memperbaiki pola asuh orangtua dalam rangka menciptakan komunikasi dan lingkungan yang lebih baik di rumah. Kelompok dukungan dari orangtua merupakan model intervensi yang sering digunakan

    Apa itu Narkoba

    Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Obat berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif. Semua istilah ini, baik "narkoba" atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya.
    Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini pemanfaatannya disalah gunakan diantaranya dengan pemakaian yang telah diluar batas dosis / over dossis.
    Narkoba atau NAPZA merupakan bahan/zat yang bila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat/otak sehingga jika disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, psikis/jiwa dan fungsi sosial. Karena itu Pemerintah memberlakukan Undang-undang (UU) untuk penyalahgunaan narkoba yaitu UU No.5 tahun 1997 tentang Psikotropika dan UU No.22 tahun 1997 tentang Narkotika.

    Penyebaran Narkoba di Kalangan Anak-anak dan Remaja

    Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas,pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela.
    Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.
    Menurut kesepakatan Convention on the Rights of the Child (CRC) yang juga disepakati Indonesia pada tahun 1989, setiap anak berhak mendapatkan informasi kesehatan reproduksi (termasuk HIV/AIDS dan narkoba) dan dilindungi secara fisik maupun mental. Namun realita yang terjadi saat ini bertentangan dengan kesepakatan tersebut, sudah ditemukan anak usia 7 tahun sudah ada yang mengkonsumsi narkoba jenis inhalan (uap yang dihirup). Anak usia 8 tahun sudah memakai ganja, lalu di usia 10 tahun, anak-anak menggunakan narkoba dari beragam jenis, seperti inhalan, ganja, heroin, morfin, ekstasi, dan sebagainya (riset BNN bekerja sama dengan Universitas Indonesia).
    Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), kasus pemakaian narkoba oleh pelaku dengan tingkat pendidikan SD hingga tahun 2007 berjumlah 12.305. Data ini begitu mengkhawatirkan karena seiring dengan meningkatnya kasus narkoba (khususnya di kalangan usia muda dan anak-anak, penyebaran HIV/AIDS semakin meningkat dan mengancam. Penyebaran narkoba menjadi makin mudah karena anak SD juga sudah mulai mencoba-coba mengisap rokok. Tidak jarang para pengedar narkoba menyusup zat-zat adiktif (zat yang menimbulkan efek kecanduan) ke dalam lintingan tembakaunya.
    Hal ini menegaskan bahwa saat ini perlindungan anak dari bahaya narkoba masih belum cukup efektif. Walaupun pemerintah dalam UU Perlindungan Anak nomor 23 tahun 2002 dalam pasal 20 sudah menyatakan bahwa Negara, pemerintah, masyarakat, keluarga, dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak (lihat lebih lengkap di UU Perlindungan Anak). Namun perlindungan anak dari narkoba masih jauh dari harapan.
    Narkoba adalah isu yang kritis dan rumit yang tidak bisa diselesaikan oleh hanya satu pihak saja. Karena narkoba bukan hanya masalah individu namun masalah semua orang. Mencari solusi yang tepat merupakan sebuah pekerjaan besar yang melibatkan dan memobilisasi semua pihak baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan komunitas lokal. Adalah sangat penting untuk bekerja bersama dalam rangka melindungi anak dari bahaya narkoba dan memberikan alternatif aktivitas yang bermanfaat seiring dengan menjelaskan kepada anak-anak tentang bahaya narkoba dan konsekuensi negatif yang akan mereka terima.
    Anak-anak membutuhkan informasi, strategi, dan kemampuan untuk mencegah mereka dari bahaya narkoba atau juga mengurangi dampak dari bahaya narkoba dari pemakaian narkoba dari orang lain. Salah satu upaya dalam penanggulangan bahaya narkoba adalah dengan melakukan program yang menitikberatkan pada anak usia sekolah (school-going age oriented).
    Di Indonesia, perkembangan pencandu narkoba semakin pesat. Para pencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar. Pada awalnya, pelajar yang mengonsumsi narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok. Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Dari kebiasaan inilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajar tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalu kemudian mengalami ketergantungan.

    Dampak Negatif Penyalahgunaan Narkoba

    Dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja (pelajar) adalah sebagai berikut:
    • Perubahan dalam sikap, perangai dan kepribadian,
    • sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran,
    • Menjadi mudah tersinggung dan cepat marah,
    • Sering menguap, mengantuk, dan malas,
    • tidak memedulikan kesehatan diri,
    • Suka mencuri untuk membeli narkoba.
    • Menyebabkan Kegilaan, Pranoid bahkan Kematian !

    Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

    Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.
    Ada tiga hal yang harus diperhatikan ketika melakukan program anti narkoba di sekolah. Yang pertama adalah dengan mengikutsertakan keluarga. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa sikap orangtua memegang peranan penting dalam membentuk keyakinan akan penggunaan narkoba pada anak-anak. Strategi untuk mengubah sikap keluarga terhadap penggunaan narkoba termasuk memperbaiki pola asuh orangtua dalam rangka menciptakan komunikasi dan lingkungan yang lebih baik di rumah. Kelompok dukungan dari orangtua merupakan model intervensi yang sering digunakan.
    Kedua, dengan menekankan secara jelas kebijakan tidak pada narkoba. Mengirimkan pesan yang jelas tidak menggunakan membutuhkan konsistensi sekolah-sekolah untuk menjelaskan bahwa narkoba itu salah dan mendorong kegiatan-kegiatan anti narkoba di sekolah. Untuk anak sekolah harus diberikan penjelasan yang terus-menerus diulang bahwa narkoba tidak hanya membahayakan kesehatan fisik dan emosi namun juga kesempatan mereka untuk bisa terus belajar, mengoptimalkan potensi akademik dan kehidupan yang layak.
    Terakhir, meningkatkan kepercayaan antara orang dewasa dan anak-anak. Pendekatan ini mempromosikan kesempatan yang lebih besar bagi interaksi personal antara orang dewasa dan remaja, dengan demikian mendorong orang dewasa menjadi model yang lebih berpengaruh.
    Oleh sebab itu, mulai saat ini pendidik, pengajar, dan orang tua, harus sigap serta waspada, akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak sendiri. Dengan berbagai upaya tersebut di atas, mari kita jaga dan awasi anak didik dari bahaya narkoba tersebut, sehingga harapan untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik.

    0 komentar
    malam api unggun,yang dilaksanakan pada ta'aruaf masa oriensasi siswa,
    hari sabtu, 12 Juli 2010
    0 komentar

    pada acara hari lingkungan hidup sedunia tanggal 5 juni 2010,
    0 komentar

    paskibra tahun 2009 - 2010

    Demo tampialan passkibra Tsanpoer 80

    0 komentar
    pasukan pengibar sekolah (paskibra Tsanpoer 80)
    persiapn tampil Demo pada periode 2010.........
    d Lapang kampus Biroe..........???????

    174 cmd run (Text Command) Untuk Windows XP

    0 komentar
    174 cmd run (Text Command) Untuk Windows XP

    Cara ini bisa anda gunakan ketika anda sedang diburu waktu untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang singkat. Berikut ini adalah perintah-perintah run (text command) pada windows XP. Ada sebagian perintah yang berjalan jika sebuah software/aplikasi telah terinstal di sistem.


    Accessibility Controls = access.cpl
    Accessibility Wizard = accwiz
    Add Hardware Wizard = hdwwiz.cpl
    Add/Remove Programs = appwiz.cpl
    Administrative Tools = control admintools
    Adobe Acrobat ( if installed ) = acrobat
    Adobe Distiller ( if installed ) = acrodist
    Adobe ImageReady ( if installed ) = imageready
    Adobe Photoshop ( if installed ) = photoshop
    Automatic Updates = wuaucpl.cpl
    Basic Media Player = mplay32
    Bluetooth Transfer Wizard = fsquirt
    Calculator calc Ccleaner(if installed) = ccleaner
    C: Drive = c:
    Certificate Manager = cdrtmgr.msc
    Character Map = charmap
    Check Disk Utility = chkdsk
    Clipboard Viewer = clipbrd
    Command Prompt = cmd
    Command Prompt = command
    Component Services = dcomcnfg
    Computer Management = compmgmt.msc
    Compare Files = comp
    Control Panel = control
    Create a shared folder Wizard = shrpubw
    Date and Time Properties = timedate.cpl
    DDE Shares = ddeshare
    Device Manager = devmgmt.msc
    Direct X Control Panel ( if installed ) = directx.cpl
    Direct X Troubleshooter = dxdiag
    Disk Cleanup Utility = cleanmgr
    Disk Defragment = dfrg.msc
    Disk Partition Manager = diskmgmt.msc
    Display Properties = control desktop
    Display Properties = desk.cpl
    Display Properties(w/Appearance Tab Preselected ) = control color
    Dr. Watson System Troubleshooting Utility = drwtsn32
    Driver Verifier Utility verifier Ethereal(if installed) = ethereal
    Event Viewer = eventvwr.msc
    Files and Settings Transfer Tool = migwiz
    File Signature Verification Tool = sigverif
    Findfast = findfast.cpl
    Firefox = firefox
    Folders Properties = control folders
    Fonts = fonts
    Fonts Folder = fonts
    Free Cell Card Game = freecell
    Game Controllers = joy.cpl
    Group Policy Editor ( xp pro ) = gpedit.msc
    Hearts Card Game = mshearts
    Help and Support = helpctr
    Hyperterminal = hypertrm
    Hotline Client = hotlineclient
    Iexpress Wizard = iexpress
    Indexing Service = ciadv.msc
    Internet Connection Wizard = icwonn1
    Internet Properties = inetcpl.cpl
    Internet Setup Wizard = inetwiz
    IP Configuration = ipconfig /all
    IP Configuration (Display DNS Cache Contents) = ipconfig /displaydns
    IP Configuration (Delete DNS Cache Contents) = ipconfig /flushdns
    IP Configuration (Release All Connections) = ipconfig /release
    IP Configuration (Renew All Connections) = ipconfig /renew
    IP Config (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS) = ipconfig /registerdns
    IP Configuration (Display DHCP Class ID) = ipconfig /showclassid
    IP Configuration (Modifies DHCP Class ID) = ipconfig /setclassid
    Java Control Panel ( if installed ) = picpl32.cpl
    Java Control Panel ( if installed ) = javaws
    Keyboard Properties = control keyboard
    Local Security Settings = secpol.msc
    Local Users and Groups = lusrmgr.msc
    Logs You Out of Windows = logoff
    Malicious Software Removal Tool = mrt
    Microsoft Access ( if installed ) = access.cpl
    Microsoft Chat = winchat
    Microsoft Excel ( if installed ) = excel
    Microsoft Diskpart = diskpart
    Microsoft Frontpage ( if installed ) = frontpg
    Microsoft Movie Maker = moviemk
    Microsoft Management Console = mmc
    Microsoft Narrator = narrator
    Microsoft Paint = mspaint
    Microsoft Powerpoint = powerpnt
    Microsoft Word ( if installed ) = winword
    Microsoft Syncronization Tool = mobsync
    Minesweeper Game = winmine
    Mouse Properties = control mouse
    Mouse Properties = main.cpl
    MS-Dos Editor = edit
    MS-Dos FTP = ftp
    Nero ( if installed ) = nero
    Netmeeting = conf
    Network Connections = control netconnections
    Network Connections = ncpa.cpl
    Network Setup Wizard = netsetup.cpl
    Notepad = notepad
    Nview Desktop Manager ( if installed ) = nvtuicpl.cpl
    Object Packager = packager
    ODBC Data Source Administrator = odbccp32
    ODBC Data Source Administrator = odbccp32.cpl
    On Screen Keyboard = osk
    Opens AC3 Filter ( if installed )= ac3filter.cpl
    Outlook Express = msimn
    Paint = pbrush
    Password Properties = password.cpl
    Performance Monitor = perfmon.msc
    Performance Monitor = perfmon
    Phone and Modem Options = telephon.cpl
    Phone Dialer = dialer
    Pinball Game = pinball
    Power Configuration = powercfg.cpl
    Printers and Faxes = control printers
    Printers Folder= printers
    Private Characters Editor = eudcedit
    Quicktime ( if installed ) = quicktime.cpl
    Quicktime Player ( if installed ) = quicktimeplayer
    Real Player ( if installed ) = realplay
    Regional Settings = intl.cpl
    Registry Editor = regedit
    Registry Editor = regedit32
    Remote Access Phonebook = rasphone
    Remote Desktop = mstsc
    Removable Storage = ntmsmgr.msc
    Removable Storage Operator Requests = ntmsoprq.msc
    Resultant Set of Policy ( xp pro ) = rsop.msc
    Scanners and Cameras = sticpl.cpl
    Scheduled Tasks control= schedtasks
    Security Center = wscui.cpl
    Services = services.msc
    Shared Folders = fsmgmt.msc
    Sharing Session = rtcshare
    Shuts Down Windows = shutdown
    Sounds Recorder = sndrec32
    Sounds and Audio = mmsys.cpl
    Spider Solitare Card Game = spider
    SQL Client Configuration = clicongf
    System Configuration Editor = sysedit
    System Configuration Utility = msconfig
    System File Checker Utility ( Scan Immediately ) = sfc /scannow
    System File Checker Utility ( Scan Once At Next Boot ) = sfc /scanonce
    System File Checker Utility ( Scan On Every Boot ) = sfc /scanboot
    System File Checker Utility ( Return to Default Settings) = sfc /revert
    System File Checker Utility ( Purge File Cache ) = sfc /purgecache
    System File Checker Utility ( Set Cache Size to Size x ) = sfc /cachesize=x
    System Information msinfo32 System Properties = sysdm.cpl
    Task Manager = taskmgr
    TCP Tester = tcptest
    Telnet Client = telnet
    Tweak UI ( if installed ) = tweakui
    User Account Management = nusrmgr.cpl
    Utility Manager utilman
    Volume Serial Number for = C: label
    Volume Control = sndvol32
    Windows Address Book = wab
    Windows Address Book Import Utility = wabmig
    Windows Backup Utility ( if installed ) = ntbackup
    Windows Explorer = explorer
    Windows Firewall = firewall.cpl
    Windows Installer Details = msiexec
    Windows Magnifier = magnify
    Windows Management Infrastructure = wmimgmt.msc
    Windows Media Player = wmplayer
    Windows Messenger = msnsgs
    Windows Picture Import Wizard (Need camera connected) = wiaacmgr
    Windows System Security Tool = syskey
    Windows Script host settings = wscript
    Widnows Updte Launches = wupdmgr
    Windows Version ( shows your windows version ) = winver
    Windows XP Tour Wizard = tourstart
    Wordpad = write
    Zoom Utility = igfxzoom
    source : adamsdvds.co.uk

    Paskibra MTsn Purwakarta

    0 komentar

    sertijab image 02

    0 komentar

    0 komentar
    Serah terima Kepengurusan Kepengurusan Osis baru periode 2010-2011 oleh Kepala Madrasah Tsanwiyah Negeri Purwakarta Bapak Drs. Jarirudin, kepada Ketua osis terpilih

    LDKS dan SERTIJAB OSIS 2010-2011

    1 komentar
    Serah jabatan Pengurus osis periode 2009-2010 ke Pengurusan osis baru periode 2010-2011 yang dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2010 di kampus biru MTs. Negeri Purwakarta

    image04

    1 komentar

    image 03

    1 komentar

    Image02

    0 komentar

    Image 01

    0 komentar



    ARTICLE Harun Yahya

    0 komentar


    Nama Para Nabi Tertulis dalam Prasasti Ebla,
    1500 Tahun Lebih Tua daripada Taurat

    HARUN YAHYA

    Berasal dari masa sekitar 2500 SM, prasasti Ebla memberikan keterangan teramat penting mengenai sejarah agama-agama. Sisi terpenting mengenai prasasti Ebla, yang ditemukan para ahli arkeologi pada tahun 1975 dan yang sejak itu telah menjadi pokok bahasan dari banyak penelitian dan perdebatan, adalah terdapatnya nama tiga orang nabi yang disebutkan dalam kitab-kitab suci.
    Penemuan prasasti Ebla setelah ribuan tahun dan informasi yang dikandungnya sungguh sangat penting dari sudut pandang perannya dalam memperjelas letak geografis kaum-kaum yang disebutkan dalam Al Qur'an.
    Sekitar 2500 SM, Ebla adalah sebuah kerajaan yang meliputi suatu wilayah yang di dalamnya termasuk ibukota Syria, Damaskus, dan Turki bagian tenggara. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaan di bidang kebudayaan dan ekonominya, namun setelah itu, sebagaimana yang menimpa banyak peradaban besar, menghilang dari panggung sejarah. Tampak dari catatan yang terawetkan tersebut bahwa Kerajaan Ebla merupakan pusat utama kebudayaan dan perdagangan di masanya.(1) Penduduk Ebla memiliki sebuah peradaban yang membangun lembaga-lembaga arsip negara, mendirikan perpustakaan-perpustakaan dan mencatat aneka perjanjian perdagangan secara tertulis. Mereka bahkan memiliki bahasa mereka sendiri, yang disebut sebagai Eblaite.
    Sejarah Agama-Agama Zaman Dahulu
    Peran penting sesungguhnya Kerajaan Ebla, yang dianggap sebagai sebuah keberhasilan besar bagi arkeologi klasik ketika pertama kali ditemukan di tahun 1975, mengemuka dengan ditemukannya sekitar 20.000 prasasti dan penggalan tulisan paku. Naskah ini empat kali lebih banyak daripada seluruh naskah bertulisan paku yang diketahui para arkeolog selama 3.000 tahun terakhir.
    Ketika bahasa yang digunakan dalam prasasti-prasasti tersebut diterjemahkan oleh seorang berkebangsaan Italia Giovanni Pettinato, penerjemah naskah-naskah kuno dari Universitas Roma, nilai penting prasasti tersebut semakin dipahami. Alhasil, penemuan Kerajaan Ebla dan kumpulan naskah negara yang luar biasa tersebut tidak hanya menarik perhatian di bidang arkeologi, tapi juga bagi kalangan agamawan. Hal ini dikarenakan selain nama-nama seperti Mikail (Mi-ka-il) dan Thalut (Sa-u-lum), yang berperang bersama Nabi Dawud, prasasti-prasasti ini juga menuliskan nama-nama nabi yang disebutkan di dalam tiga kitab suci: Nabi Ibrahim (Ab-ra-mu), Nabi Dawud (Da-u-dum) dan Nabi Ismail (Ish-ma-il). (2)
    Pentingnya Nama-Nama yang Disebut dalam Prasasti Ebla
    Nama para nabi yang ditemukan dalam prasasti Ebla memiliki nilai teramat penting karena ini adalah kali pertama nama-nama tersebut dijumpai dalam naskah bersejarah setua itu. Informasi ini, yang berasal dari zaman 1500 tahun sebelum Taurat, sangatlah mengejutkan. Kemunculan nama Nabi Ibrahim di dalam prasasti tersebut menyatakan secara tertulis bahwa Nabi Ibrahim dan agama yang dibawanya telah ada sebelum Taurat.
    Para sejarawan mengkaji prasasti Ebla dari sudut pandang ini, dan penemuan besar tentang Nabi Ibrahim dan misi yang diembannya menjadi bahan penelitian dalam kaitannya dengan sejarah agama-agama. David Noel Freedman, arkeolog dan peneliti Amerika mengenai sejarah agama-agama, melaporkan berdasarkan penelitiannya nama-nama nabi seperti Ibrahim dan Ismail di dalam prasasti tersebut. (3)
    Nama-Nama Lain di dalam Prasasti
    Sebagaimana disebutkan di atas, nama-nama yang ada di dalam prasasti adalah nabi-nabi yang disebutkan di dalam tiga kitab suci, dan prasasti tersebut jauh lebih tua daripada Taurat. Selain nama-nama ini terdapat pula hal-hal lain dan nama-nama tempat di dalam prasasti tersebut, yang dengannya dapat diketahui bahwa penduduk Ebla adalah para pedagang yang sangat berhasil. Nama Sinai, Gaza dan Yerusalem, yang tidak terlalu jauh letaknya dari Ebla, juga terdapat di dalam tulisan tersebut, yang menunjukkan bahwa penduduk Ebla memiliki hubungan yang sangat baik dengan tempat-tempat tersebut di bidang perdagangan dan kebudayaan. (4)
    Satu rincian penting yang diketahui dari prasasti tersebut adalah nama-nama wilayah seperti Sodom dan Gomorrah, tempat berdiamnya kaum Luth. Diketahui bahwa Sodom dan Gomorrah adalah sebuah wilayah di pesisir Laut Mati tempat bermukimnya kaum Luth dan tempat di mana Nabi Luth mendakwahkan risalahnya dan menyeru masyarakat untuk hidup mengikuti nilai-nilai ajaran agama. Selain dua nama ini, kota Iram, yang tercantum di dalam ayat-ayat Al Qur'an, juga di antara yang tersebut di dalam prasasti Ebla.
    Sisi paling penting untuk dicermati dari nama-nama ini adalah bahwa selain dari naskah-naskah yang disampaikan oleh para nabi, nama-nama tersebut belum pernah muncul di dalam naskah mana pun sebelumnya. Ini adalah bukti tertulis penting yang menunjukkan bahwa para nabi yang medakwahkan risalah satu agama yang benar di masa itu telah mencapai wilayah-wilayah tersebut. Dalam sebuah tulisan di majalah Reader's Digest, tercatat di masa itu bahwa terdapat pergantian agama dari penduduk Ebla selama masa pemerintahan Raja Ebrum dan bahwa masyarakat mulai menambahkan imbuhan di depan nama-nama mereka dalam rangka meninggikan nama Tuhan Yang Mahakuasa.
    Janji Allah Adalah Benar…
    Sejarah Ebla dan prasasti Ebla yang ditemukan setelah 4.500 tahun sesungguhnya mengarahkan kepada satu kebenaran yang teramat penting: Allah telah mengirim utusan-utusan kepada penduduk Ebla, sebagaimana yang Dia lakukan ke setiap kaum, dan para utusan ini menyeru kaum mereka kepada agama yang benar.
    Sebagian orang memeluk agama yang sampai kepada mereka sehingga mereka berada di jalan yang benar, sedangkan yang lain menentang risalah para nabi dan lebih memilih kehidupan yang nista. Tuhan, Penguasa langit dan bumi, dan segala sesuatu di antara keduanya, mewahyukan kenyataan ini dalam Al Qur'an:
    Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (QS. An Nahl, 16: 36)

    Daftar pustaka:
    1) "Ebla", Funk & Wagnalls New Encyclopaedia, © 1995 Funk & Wagnalls Corporation, Infopedia 2.0, SoftKey Multimedia Inc.
    2) Howard La Fay, "Ebla: Splendour of an Unknown Empire," National Geographic Magazine, December 1978, h. 736; C. Bermant and M. Weitzman, Ebla: A Revelation in Archaeology, Times Books, 1979, Wiedenfeld and Nicolson, Great Britain, h. 184.
    3) Bilim ve Teknik magazine (Science and Technology), No. 118, September 1977 and No. 131 October 1978
    4) For detailed information, please see Harun Yahya's Miracles of the Qur'an.

    Budidaya Tanaman Obat

    0 komentar
    SAMBILOTO

    PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA

    Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :

    ]

    1. Typhus abdominalis. Daun segar 10 - 15 lembar, godok, + madu, minum. (Saran 3x1 kapsul/hr)

    2. Disentri basiler/diare. Daun 9 - 15 gram kering, digodok untuk dua kali minum. (Saran 3x1 kaps/hr)

    3. Flu, sakit kepala, panas. Minum bubuk tanaman, sehari tiga kali @ 1 gram. (Saran 3x1 kaps/hari)

    4. Influenza, radang paru. Bubuk daun kering, sehari 3 - 4 kali @ 3gram. (Saran 3x3 kapsul/hari)

    5. Radang saluran napas, radang paru. Daun kering, 9gram, godok, minum. (Saran 3x3 kaps/hari)

    6. TBC paru. Daun kering digiling menjadi bubuk, diaduk dengan madu dan dibuat pil dengan diameter 0,5cm.

    Sehari 2-3 kali @ 15-30 pil, diminum dengan air matang. (Saran 3x1 kaps/hari)

    7. Batukrejan. Daun 3 lembar diseduh, campur madu. Minum sehari 3 X. (Saran3x1 kapsul/hari)

    8. Darah tinggi. Daun 5 - 7 lembar diseduh, monum, sehari beberapa kali. (Saran3x 1 kaps /hari)

    9. Infeksimulut, tonsilitis. Bubuk daun kering 3-4,5 gram, campur madu, minum. (Saran 3x1 kaps/hr)

    10. Pharyngitis. Herba segar 9 gram, dikunyah dan ditelan.

    11. Infeksi telinga tengah (OMA). Herba segar 9 - 15g, digodok dan diambil airnya untuk tetes telinga.

    12. Kencing manis. Setengah genggam daun digodok, 10cm batang brotowali, segenggam daun kumis kucing.

    Direbus dalam 3 gelas air jadikan 2 1/4 gelas. Dinginkan saring, minum sehabis makan. Sehari 3 kali 3/4

    gelas. (Saran3x2 kapsul per hari, minum banyak air)

    13. Kencing nanah (Gonorrhoea). Tanaman 3 dicuci, digodok dengan 4 gelas 2 1/4 gelas. Saring, minum dengan

    madu. Sehari 3 x 3/4 gelas. (Saran 3x3 kapsul per hari, minum banyak air)

    14. Digigit ular berbisa. Turapkan daun dan tembakau yang dilumatkan, dan minum rebusan daun.

    15. Kudis. Tumbuk daun + belerang, lumurkan. Minum rebusan 5 lembar daun sendok dan 7 daun sambiloto segar,

    saring, minum sehari sekali.

    16. Luka bakar. Bubuk daun diaduk dengan minyak kelapa, balurkan atau kompres dengan godokan daun segar.

    17. Air rebusan daun sambiloto dipakai untuk membangkitkan nafsu makan.

    18. Obat demam. Minum perasan daun, dan tempelkan daun ke badan. (Saran3x1 kapsul per hari)

    19. Disentri. Segenggam daun sambiloto kering dan air segenggam,rebus, minum.

    20. Kanker, Penyakit trophoblastik dan hamil anggur. Obat suntik, infus atau tablet dari sari sambiloto.

    21. Hepatoprotektor. 5 – 10 g daun sambiloto kering, direbus dan diminum airnya.

    22. Kolesterol dan asamurat. (Saran 3x1 kapsul per hari)

    PERINGATAN- PERHATIAN : Ekstrak Sambiloto mempunyai kemungkinan efek sinergis dengan Isoniacid. Uji in Vivo (pada hewan) memberi kemungkinan bahwa sambiloto berefek abortifasien dengan demikian tidak boleh diberikan selama masa kehamilan. Efek rasa pahit; mual, muntah


    Scenery School

    0 komentar
    Agar Anak Mencintai Ilmu

    Oleh: Rasyidah Munir

    Perumpamaan orang yang mempelajari ilmu pada waktu kecil adalah seperti memahat batu, sedangkan perumpamaan mempelajari ilmu ketika dewasa adalah seperti menulis di atas air. (HR ath-Thabrani dari Abu Darda’ ra.).

    Dalam sejarah, tidak ditemukan suatu agama yang mendorong pemeluk-nya untuk memberikan pengajaran kepada anak-anak seperti Islam. Islam menjadikan seorang Muslim memiliki antusiasme yang sangat tinggi untuk belajar dan mengajar. Antusiasme inilah yang menjadikan mereka sangat isimewa sepanjang sejarahnya yang panjang. Apalagi bagi mereka, menuntut ilmu adalah ibadah yang paling utama, yang bisa dijadikan media untuk mendekatkan diri kepada Alllah.
    Masa kanak-kanak merupakan fase yang paling subur untuk melakukan pembinaan keilmuan dan pemikiran. Pada masa ini daya tangkap dan daya serap otak mereka berada pada kemampuan maksimal; dada mereka lebih longgar dan lebih hapal terhadap apa yang mereka dengar. Abu Hurairah ra. meriwayatkan secara marfû’, bahwa Rasulullah saw. bersabda (yang artinya): Siapa yang mempelajari al-Quran ketika masih muda, maka al-Quran itu akan menyatu dengan daging dan darahnya. Siapa yang mempelajarinya ketika dewasa, sedangkan ilmu itu akan lepas darinya dan tidak melekat pada dirinya, maka ia mendapatkan pahala dua kali. (HR al-Baihaqi, ad-Dailami, dan al-Hakim).
    Agar para orangtua dapat mengarahkan anak melangkah menuju ilmu, belajar, serta mencintai ilmu dan ulama, ada beberapa hal penting yang harus ditempuh:

    1. Tanamkan bahwa menuntut ilmu adalah perintah Allah Swt.
    Kecintaan anak kepada Allah, yang seyogyanya sudah terlebih dulu ditanamkan, akan memunculkan ketaatan pada perintah-Nya dan takut akan azab-Nya, termasuk dalam menuntut ilmu. Cinta dan takut kepada Allah akan memunculkan sikap konsisten dalam mencari ilmu tanpa bosan dan dihinggapi rasa putus asa.

    2. Tanamkan bahwa al-Quran adalah sumber kebenaran.
    Al-Quran sebagai sumber kebenaran (QS al-Maidah [5]: 48) sejak awal harus disampaikan oleh orangtua kepada anak. Semua yang benar menurut al-Quran itulah yang harus dan boleh dilakukan. Ini memerlukan keteladanan orangtua. Dengan begitu, anak akan melihat realisasi al-Quran sebagai sumber kebenaran dalam setiap perilaku orangtuanya. Begitu pula ketika menilai suatu keburukan, semuanya dinilai dengan standar al-Quran.

    3. Ajarkan metode belajar yang benar menurut Islam.
    Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani menjelaskan dalam kitab As-Syakhshiyah al-Islâmiyyah jilid 1, bahwa Islam mengajarkan metode belajar yang benar, yaitu:
    1. Mempelajari sesuatu dengan mendalam hingga dipahami apa yang dipelajari dengan benar.
    2. Meyakini ilmu yang sedang dipelajari hingga bisa dijadikan dasar untuk berbuat.
    3. Sesuatu yang dipelajari bersifat praktis, bukan sekadar teoretis, hingga dapat menyelesaikan suatu masalah.

    Dalam mempelajari alam semesta, misalnya, dikatakan secara teoretis bahwa bulan mengelilingi bumi. Untuk menjadikannya sebagai pemahaman yang mendalam haruslah anak diajak melihat fakta bulan, yang dari hari ke hari berubah bentuk dan besarnya. Dengan demikian, anak pun menjadi yakin bahwa perubahan tanggal setiap harinya adalah karena peredaran bulan. Dengan begitu, ia dapat mengetahui bahwa menentukan tanggal satu Ramadhan, misalnya, adalah dengan melihat bulan.

    4. Memilihkan guru dan sekolah yang baik bagi anak.
    Guru adalah cermin yang dilihat oleh anak sehingga akan membekas di dalam jiwa dan pikiran mereka. Guru adalah sumber pengambilan ilmu. Para Sahabat dan Salaf ash-Shâlih sangat serius di dalam memilih guru yang baik bagi anak-anak mereka.
    Ibnu Sina dalam kitabnya, As-Siyâsah, mengatakan, “Seyogyanya seorang anak itu dididik oleh seorang guru yang mempunyai kecerdasan dan agama, piawai dalam membina akhlak, cakap dalam mengatur anak, jauh dari sifat ringan tangan dan dengki, dan tidak kasar di hadapan muridnya.”
    Imam Mawardi (dalam Nashîhah al-Mulûk hlm. 172) menegaskan urgensi memilih guru yang baik dengan mengatakan, “Wajib bersungguh-sungguh di dalam memilihkan guru dan pendidik bagi anak, seperti kesungguhan di dalam memilihkan ibu dan ibu susuan baginya, bahkan lebih dari itu. Seorang anak akan mengambil akhlak, gerak-gerik, adab dan kebiasaan dari gurunya melebihi yang diambil dari orangtuanya sendiri.”
    Begitupun memilihkan sekolah yang baik yang di dalamnya diajarkan hal-hal yang tidak bertentangan dengan agama, apalagi yang merusak akidah anak-anak Muslim. Banyak orangtua memilih sekolah untuk anaknya sekadar agar anak dapat memperoleh ilmu dan prestasi yang bagus, tetapi lupa akan perkembangan kekokohan akidah dan akhlaknya.
    Namun demikian, tentulah guru yang paling pertama dan utama adalah orangtuanya, dan sekolah yang paling pertama dan utama adalah rumah tempat tinggalnya bersama orangtua.

    5. Mengajari anak untuk memuliakan para ulama.
    Abu Umamah ra. menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda (yang artinya): Ada tiga manusia, tidak ada yang meremehkan mereka kecuali orang munafik. Mereka adalah orangtua, ulama, dan pemimpin yang adil. (HR ath-Thabrani).
    Ulama adalah pewaris para nabi. Memuliakan dan menghormati mereka, bersikap santun dan lembut di dalam bergaul dengan mereka, adalah di antara adab yang harus dibiasakan sejak kanak-kanak. Memuliakan ulama menjadikan anak akan memuliakan ilmu yang diterimanya, yang dengannya Allah menghidupkan hati seseorang. Abu Umamah ra. juga menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda (yang artinya): Sesungguhnya Luqman berkata kepada putranya, “Wahai anakku, engkau harus duduk dekat dengan ulama. Dengarkanlah perkataan para ahli hikmah, karena sesungguhnya Allah menghidupkan hati yang mati dengan cahaya hikmah, sebagaimana Dia menghidupkan bumi yang mati dengan hujan deras.” (HR ath-Thabrani).

    6. Membiasakan seluruh keluarga membaca dan menghapal ayat-ayat al-Quran dan Hadis Nabi saw.
    Dalam membina akidah anak, mengajarkan al-Quran dan Hadis Nabi saw. adalah hal yang utama dalam membentuk mentalitas anak. Keduanya merupakan sumber untuk menghidupkan ilmu yang akan menyinari dan menguatkan akal. Para Sahabat ra. sangat berambisi sekali mengikat anak-anak mereka dengan al-Quran. Anas bin Malik ra., setiap kali mengkhatamkan al-Quran, mengumpul-kan istri dan anak-anaknya, lalu berdoa untuk kebaikan mereka.
    Pada masa Rasulullah saw. masih hidup, Ibnu Abbas ra. telah hapal al-Quran pada usia sepuluh tahun. Imam Syafii rahimahullâh telah hapal al-Quran pada usia tujuh tahun. Imam al-Bukhari mulai menghapal hadis ketika duduk dibangku madrasah dan mengarang kitab At-Târîkh pada usia 18 tahun.

    7. Membuat perpustakaan rumah, sekalipun sederhana.
    Mempelajari ilmu tak akan lepas dari kitab ataupun buku-buku sebagai media referensi yang senantiasa akan memenuhi kebutuhan ilmu. Keberadaan perpustakaan rumah menjadi hal yang sangat penting untuk mengkondisikan anak-anak seantiasa dekat dengan ilmu dan bersahabat dengan kitab-kitab ilmu.
    Imam asy-Syahid Hasan al-Banna dalam Risâlah-nya, Sarana Paling Efektif dalam Mendidik Generasi Muda dengan Pendidikan Islam yang Murni, mengatakan, “Adalah sangat penting adanya perpustakaan di dalam rumah, sekalipun sederhana. Koleksi bukunya dipilihkan dari buku-buku sejarah Islam, biografi Salafus Shâlih, buku-buku akhlak, hikmah, kisah perjalanan para ulama ke berbagai negeri, kisah-kisah penaklukan berbagai negeri, dan semisalnya….”

    8. Mengajak anak menghadiri majelis-majelis kaum dewasa.
    Nabi saw. pernah menceritakan bahwa beliau ketika masih kecil juga turut menghadiri majelis-majelis kaum dewasa. Beliau mengatakan: “Aku biasa menghadiri pertemuan-pertemuan para pemuka kaum bersama paman-pamanku….” (Diriwayatkan oleh Abu Ya’la dengan sanad sahih dalam Musnad-nya [2/157] dan oleh Ahmad [1/190]).
    Dengan membawa anak-anak ke majelis orang dewasa, akalnya akan meningkat, jiwanya akan terdidik, semangat dan kecintaannya kepada ilmu akan semakin kuat. Wallâhu a‘lam bi ash-shawâb.